
Dok. ist (28/3/2026) Iran terus melancarkan serangan balasan terhadap negara-negara Teluk, yang dituduhnya menjadi landasan peluncuran Tentara AS.
Jakarta - Serangan udara Iran menghantam sebuah pangkalan militer di wilayah Arab Saudi, saat Teheran terus membalas gempuran Amerika Serikat (AS) dan Israel. Sedikitnya 12 tentara AS yang ada di pangkalan Saudi itu mengalami luka-luka akibat serangan tersebut, dilansir dari Detikcom.
Dua tentara AS di antaranya mengalami luka serius.
Iran terus melancarkan serangan balasan terhadap negara-negara Teluk, yang dituduhnya menjadi landasan peluncuran serangan AS terhadap negara tersebut. Perang meletus setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
Laporan media-media terkemuka AS, New York Times (NYT) dan Wall Street Journal (WSJ), yang mengutip sejumlah pejabat yang tidak disebut namanya, seperti dilansir AFP, Sabtu (28/3), menyebut bahwa serangan udara Iran menargetkan Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Saudi, yang menampung pasukan AS.
Serangan itu disebut melibatkan setidaknya satu rudal dan beberapa drone tempur.
Tentara-tentara AS itu sedang berada di dalam sebuah bangunan di kompleks pangkalan udara tersebut ketika serangan terjadi.
Beberapa pesawat militer jenis pengisian bahan bakar di udara, sebut laporan NYT dan WSJ, juga mengalami kerusakan akibat serangan Teheran itu.
Saudi sebelumnya telah mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan ke area dekat pangkalan militer tersebut.
Belum ada tanggapan langsung dari Pentagon maupun Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, terkait laporan tersebut.
Sedikitnya 13 tentara AS di negara-negara Teluk tewas akibat rentetan serangan pembalasan Iran sejak perang berkecamuk pada akhir Februari. Lebih dari 300 tentara AS lainnya mengalami luka-luka.
Sementara di kubu Iran, total sedikitnya 1.340 orang tewas akibat rentetan serangan AS-Israel di berbagai wilayah negara tersebut, termasuk pemimpin tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei. (**)
