Dikabarkan 15 Orang Tewas Akibat Serangan Israel Ke Libanon Perbatasan Suriah -->

Menu Atas

 NEWS PENDIDIKAN  

Recent Posts Label

 ==================================== 

Adsense

Breaking news

Live News
Loading...

Dikabarkan 15 Orang Tewas Akibat Serangan Israel Ke Libanon Perbatasan Suriah

Monday, 6 April 2026

Dok. ist (6/4/2026) Militer Israel menyatakan akan meningkatkan operasi terhadap Hizbullah, kelompok milisi bersenjata Lebanon yang didukung Iran dan terlibat dalam konflik sejak awal Maret.


Jakarta - Serangan Israel ke Lebanon pada Minggu (5/4) kembali menewaskan sedikitnya 15 orang dan memaksa penutupan perbatasan utama dengan Suriah. Serangan terbaru ini meningkat setelah ancaman terhadap jalur vital Masnaa yang menghubungkan Lebanon dan Suriah, dilansir dari Kumparan.


Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sedikitnya lima orang tewas dan 52 lainnya luka-luka akibat serangan di kawasan Jnah, Beirut, demikian sebagaimana dilansir AFP pada Senin (6/4).


Serangan lain menghantam Ain Saadeh di timur Beirut, menewaskan tiga orang, serta Kfar Hatta di selatan yang menewaskan tujuh orang, termasuk seorang anak perempuan berusia empat tahun.


Militer Israel menyatakan akan meningkatkan operasi terhadap Hizbullah, kelompok milisi bersenjata Lebanon yang didukung Iran dan terlibat dalam konflik sejak awal Maret.


Di tengah serangan, seorang tenaga medis di Rumah Sakit Universitas Rafik Hariri menyebut dampaknya terasa luas.


“Banyak kaca pecah, dan sejumlah pasien mengalami serangan panik,” ujarnya.


Warga setempat, Nancy Hassan, menggambarkan situasi mencekam saat serangan terjadi.


“Tak lama setelah itu, pesawat melintas dan kami mendengar ledakan besar, lalu batu-batu berjatuhan ke arah kami,” katanya.


Israel juga mengancam akan menyerang perlintasan perbatasan Masnaa, jalur utama antara Lebanon dan Suriah, dengan alasan digunakan untuk kepentingan militer.


Akibat ancaman tersebut, otoritas Lebanon dan Suriah menutup sementara perbatasan tersebut, yang selama ini menjadi jalur penting perdagangan dan mobilitas warga.


Sementara itu, satgas penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) memperingatkan bahwa serangan di dekat pos mereka berisiko memicu balasan yang lebih luas.


Presiden Lebanon Joseph Aoun kembali menyerukan negosiasi dengan Israel untuk mencegah kehancuran lebih lanjut.


“Mengapa kita tidak bernegosiasi, setidaknya untuk menyelamatkan rumah-rumah yang belum hancur?” ujarnya dalam pernyataan yang dikutip dari Reuters.


Sejak konflik memanas, serangan Israel di Lebanon dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.400 orang dan memaksa lebih dari satu juta warga mengungsi. (**)