Ditengah Ketegangan Politik Timur Tengah, RI Kesedian Stok Beras Nasional Aman, Tiga Negara Minta Impor Urea -->

Menu Atas

 NEWS PENDIDIKAN  

Recent Posts Label

 ==================================== 

Adsense

Breaking news

Live News
Loading...

Ditengah Ketegangan Politik Timur Tengah, RI Kesedian Stok Beras Nasional Aman, Tiga Negara Minta Impor Urea

Sunday, 5 April 2026

Dok. ist (5/4/2026) Ketegangan politik di kawasan Timur Tengah tidak berdampak signifikan terhadap harga pangan di Indonesia karena ketersediaan beras nasional saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. 


Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan tiga negara mengajukan permintaan impor pupuk urea dari Indonesia di tengah penutupan Selat Hormuz, menandakan kuatnya posisi Indonesia sebagai produsen global strategis.


"Kita akan ekspor (pupuk) urea karena kita produsen urea, beberapa negara sudah meminta. Ada tiga negara meminta," kata Mentan ditemui di sela meninjau Gudang Bulog Panaikang yang didampingi Wakil Direktur Utama (Wadirut) Perum Bulog Marga Taufiq di Makassar, Minggu (5/4) dikutip dari Antara.


Namun demikian, Mentan belum mengungkapkan negara-negara tersebut karena proses negosiasi masih berlangsung, dengan harapan kesepakatan yang dicapai nantinya dapat memberikan nilai tambah dan keuntungan optimal bagi Indonesia.


"Ya nanti, kan ini masih nego (negosiasi), supaya harga kita agak lebih bagus," ujar Amran.


Lebih lanjut Amran mengatakan pemerintah juga telah mengamankan pupuk sejak awal tahun melalui pembelian bahan baku sehingga ketersediaan pupuk nasional tetap terjaga hingga saat ini.


Menurut Mentan, langkah strategis tersebut merupakan bagian dari kebijakan visioner Presiden Prabowo Subianto yang memiliki insting kuat dalam menjaga ketahanan sektor pertanian, termasuk memastikan ketersediaan sarana produksi di tengah dinamika global.


Ia juga menegaskan ketegangan politik di kawasan Timur Tengah tidak berdampak signifikan terhadap harga pangan di Indonesia karena ketersediaan beras nasional saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Stok tersebut mencapai 4,5 juta ton, aman hingga 11 bulan ke depan. (**)