Viral Video Dua Bocah Kritik Kondisi Jalan Di Kalbar, Gubernur Ria Norsan Sebut Ada Permainan -->

Menu Atas

 NEWS PENDIDIKAN  

Recent Posts Label

 ==================================== 

Adsense

Breaking news

Live News
Loading...

Viral Video Dua Bocah Kritik Kondisi Jalan Di Kalbar, Gubernur Ria Norsan Sebut Ada Permainan

Friday, 3 April 2026

Dok. ist (3/4/2026) Video yang beredar luas di media sosial itu memperlihatkan dua bocah berdiri di tengah jalan tanah yang becek dan licin di wilayah Bedayan-Libau, Sepauk.


Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, merespons viralnya video dua bocah yang mengkritik kondisi jalan rusak di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang. Norsan menegaskan dirinya tidak anti terhadap kritik, namun menyayangkan pelibatan anak-anak dalam penyampaian pesan tersebut, dilansir dari Detikcom.


"Saya tidak anti kritik dan menyambut baik kritikan tersebut. Yang saya sayangkan, yang dibawa untuk mengkritik itu anak-anak, yang memang bukan pada tempatnya," ujar Norsan, Rabu (1/4).


Norsan menduga ada pihak tertentu yang memanfaatkan situasi tersebut untuk membangun opini negatif terhadap pemerintah provinsi.


"Tapi kalau saya lihat, materi kritikannya bukan sekadar soal jalan. Ada pesan moral yang ingin disampaikan, bahkan cenderung menyudutkan gubernur. Itu pasti ada pemainnya," katanya.


Untuk diketahui, video yang beredar luas di media sosial itu memperlihatkan dua bocah berdiri di tengah jalan tanah yang becek dan licin di wilayah Bedayan-Libau, Sepauk. Dengan bahasa polos, keduanya melontarkan kritik tajam yang ditujukan langsung kepada gubernur.


Salah satu bocah bahkan membandingkan kinerja gubernur dengan figur publik lain. Kepolosan mereka dalam menyuarakan kondisi jalan rusak di daerahnya menuai simpati, namun juga memunculkan diskusi soal etika pelibatan anak dalam kritik terhadap pemerintah.


Norsan menjelaskan bahwa ruas jalan yang dikeluhkan bukan merupakan kewenangan pemerintah provinsi, melainkan pemerintah kabupaten.


"Perlu diketahui, jalan di Sepauk itu statusnya jalan kabupaten. Kewenangannya ada di bupati. Sedangkan provinsi bertanggung jawab untuk jalan provinsi," jelasnya.


Ia juga menilai kritik yang diarahkan kepada dirinya tidak tepat sasaran, mengingat persoalan tersebut berada di bawah tanggung jawab pemerintah daerah setempat.


"Yang dikritik itu jalan kabupaten, tapi yang disudutkan gubernur. Itu salah total," tegasnya.


Terkait kondisi jalan di Sepauk, ia memastikan penanganannya berada di bawah Pemerintah Kabupaten Sintang. Norsan menyebut jika jalan tersebut berstatus jalan provinsi, pihaknya akan segera melakukan perbaikan.


"Kalau itu jalan provinsi, sudah saya perbaiki. Tapi kalau itu jalan kabupaten, tentu menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten," pungkasnya. (**)