
Dok. ist (17/6/2026) Daging babi menjadi salah satu sumber protein hewani yang paling banyak dikonsumsi masyarakat negara tersebut.
Jakarta - Daging babi masih menjadi salah satu sumber protein utama di sejumlah negara Asia Tenggara. Hal ini tercermin dari data Food and Agriculture Organization (FAO) yang menunjukkan konsumsi daging babi di kawasan ASEAN bisa mencapai puluhan kilogram per orang dalam setahun, dilansir dari CNBC Indonesia.
Data FAO 2020 yang dilansir dari Seasia Stats menunjukkan terdapat selisih konsumsi yang cukup lebar antarnegara. Ada negara yang rata-rata warganya mengonsumsi lebih dari 38 kilogram daging babi per tahun, sementara ada pula yang konsumsi tahunannya bahkan tidak sampai 1 kilogram.
Negara dengan konsumsi tertinggi adalah Vietnam dengan 38,2 kilogram per kapita per tahun. Sementara Indonesia berada di posisi paling bawah.
Dominasi Vietnam tidak lepas dari kuatnya peran daging babi dalam berbagai hidangan tradisional setempat. Daging babi juga menjadi salah satu sumber protein hewani yang paling banyak dikonsumsi masyarakat negara tersebut.
Setelah Vietnam dan Singapura, Myanmar menempati urutan ketiga dengan konsumsi 20,1 kilogram per orang per tahun. Filipina, Laos, dan Thailand juga mencatat konsumsi di atas 13 kilogram per kapita setiap tahun.
Sementara itu, Timor-Leste mengonsumsi sekitar 11,5 kilogram daging babi per orang per tahun. Malaysia berada di angka 7,4 kilogram dan Kamboja 5,9 kilogram.
Berbeda dengan sebagian besar negara ASEAN lainnya, konsumsi daging babi di Indonesia tercatat hanya 0,9 kilogram per kapita per tahun yang menjadikannya yang terendah di kawasan.
Rendahnya konsumsi tersebut sejalan dengan komposisi penduduk Indonesia yang mayoritas beragama Islam, di mana daging babi tidak menjadi bagian dari pola konsumsi sehari-hari. Selain faktor agama, preferensi kuliner masyarakat Indonesia juga lebih banyak bertumpu pada sumber protein lain seperti ayam, ikan, dan daging sapi.
Berikut daftar konsumsi daging babi per kapita di ASEAN berdasarkan data FAO 2020:
1. Vietnam: 38,2 kg
2. Singapura: 22 kg
3. Myanmar: 20,1 kg
4. Filipina: 14,5 kg
5. Laos: 13,5 kg
6. Thailand: 13,1 kg
7. Timor-Leste: 11,5 kg
8. Malaysia: 7,4 kg
9. Kamboja: 5,9 kg
10. Indonesia: 0,9 kg
(**)