Mengenang Syahidnya 175 Siswi Akibat Serangan Zionis dan Sekutunya, Kedubes Iran Santuni 200 Siswi Indonesia -->

Konten promosi mgid tidak terafiliasi dengan media kami.

Breaking news

Live
Loading...

Mengenang Syahidnya 175 Siswi Akibat Serangan Zionis dan Sekutunya, Kedubes Iran Santuni 200 Siswi Indonesia

Sunday, 15 March 2026

Dok. ist (15/3/2026) Mengenang syahidnya 175 siswi SD di Kota Minab yang diserang dan dijadikan sasaran oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel,


Jakarta - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menyantuni 200 pelajar Muslim Indonesia di Jakarta untuk mengenang syahidnya 175 siswi di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran, akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Zionis Israel, dilansir dari Antara.


"Hari ini kita berkumpul dan melakukan silaturahmi di sini untuk mengenang syahidnya 175 siswi SD di Kota Minab yang diserang dan dijadikan sasaran oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel," kata Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi di kediamannya di Jakarta, Sabtu (14/3).


Pada 28 Februari 2026, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran.


Serangan tersebut menyebabkan kerusakan serta merenggut ratusan nyawa warga sipil, termasuk 175 pelajar Sekolah Dasar Khusus Putri Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan.


Serangan AS dan Israel itu juga melukai lebih dari 95 anak di sekolah itu. Selain untuk mengenang syahidnya para siswi tersebut, santunan tersebut juga dilakukan sebagai bentuk empati dan solidaritas kemanusiaan kepada keluarga para korban.


Kemudian, acara itu juga digelar sebagai pengingat bahwa tragedi kemanusiaan semacam itu tidak boleh dilupakan sehingga keadilan dan upaya perdamaian dapat terus ditegakkan.


Acara santunan di Kedubes Iran itu dihadiri oleh 200 siswi dari 13 yayasan Islam dari berbagai daerah di Indonesia.


Dalam acara tersebut, sejumlah kegiatan dilakukan, termasuk penyampaian ucapan belasungkawa dan doa bersama untuk para siswi korban serangan AS dan Israel terhadap Iran.


Melalui doa bersama tersebut, Dubes Boroujerdi berharap agar tidak ada lagi anak-anak yang menjadi korban serangan seperti yang dialami 175 orang siswi di Iran itu.


"Saya mendoakan adik-adik semua yang hadir, kesejahteraan dan keselamatan dan kesuksesan di sepanjang hidup. Saya mendoakan Anda semua tidak pernah berhadapan, menyaksikan maupun mengalami keadaan perang yang sedang dialami oleh putra-putri bangsa kami," kata Dubes. (*)