
Dok. ist (1/3/2026) Penerbangan menuju dan dari Arab Saudi berpotensi mengalami penjadwalan ulang, penundaan, atau pembatalan. Pastikan status penerbangan secara berkala sebelum berangkat ke Bandara.
Jakarta - Situasi keamanan di Timur Tengah yang memanas akibat serangan AS-Israel berdampak pada operasional penerbangan internasional. Sejumlah penerbangan menuju dan dari Arab Saudi berpotensi mengalami penyesuaian jadwal.
Kementerian Haji dan Umrah RI menyampaikan bahwa kondisi ini turut memengaruhi perjalanan jemaah umrah, termasuk asal Indonesia. Pemerintah Indonesia saat ini terus memantau keadaan jemaah yang berada di Arab Saudi.
Melalui imbauan resmi di akun Instagramnya, Kementerian Haji dan Umrah RI menyampaikan hal-hal sebagai berikut:
Beberapa penerbangan menuju dan dari Arab Saudi berpotensi mengalami penjadwalan ulang, penundaan, atau pembatalan. Pastikan status penerbangan secara berkala sebelum berangkat ke Bandara.
Seluruh jemaah umrah Indonesia diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari maskapai penerbangan, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan otoritas terkait.
Kemenhaj, Perwakilan Republik Indonesia di Arab Saudi bersama otoritas terkait terus berupaya memastikan agar jemaah tetap aman dan terlayani dengan baik.
PPIU tetap menjalin komunikasi aktif dengan Kantor Urusan Haji (KUH), KJRI Jeddah, maupun KBRI Riyadh.
Keluarga Jemaah di Tanah Air tetap tenang, komunikasi dilakukan melalui PPIU masing masing agar setiap perkembangan diperoleh dari saluran resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia bersama perwakilan RI di Arab Saudi menegaskan koordinasi akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi jemaah Indonesia tetap aman serta pelayanan berjalan sebagaimana mestinya.(*)
sumber Detikcom