Kabar Terbaru Selat Teluk Hormuz Dibuka AS Dan Iran Disebut Capai Kesepakatan -->

Menu Atas

 NEWS PENDIDIKAN  

Recent Posts Label

 ==================================== 

Adsense

Breaking news

Live News
Loading...

Kabar Terbaru Selat Teluk Hormuz Dibuka AS Dan Iran Disebut Capai Kesepakatan

Monday, 25 May 2026

Dok. ist (25/5/2026) Seorang pejabat Washington melaporkan pemerintah AS memandang kesepakatan yang muncul lebih kuat daripada kesepakatan nuklir tahun 2015 yang dicapai pada era mantan Presiden Barack Obama. 


Jakarta - Amerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan telah mencapai kesepakatan, termasuk membuka lagi Selat Hormuz seperti sebelum perang. Kesepakatan itu dilaporkan tercapat berkat komitmen Iran memusnahkan uranium yang diperkaya tinggi.


Dikutip dari detikcom, Senin (25/5), kabar tentang kesepakatan itu dilaporkan oleh media terkemuka AS, New York Times (NYT), seperti dilansir Anadolu Agency. Pejabat AS yang enggan disebut namanya menyebut kesepakatan itu belum ditandatangani dan masih menunggu persetujuan akhir dari Presiden AS Donald Trump dan pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.


Prosesnya disebut dapat memakan waktu beberapa hari. Pejabat AS itu menekankan metode pemusnahan uranium yang diperkaya tinggi milik Iran masih dalam tahap negosiasi.


Kesepakatan yang diusulkan tersebut, menurut pejabat AS yang dikutip NYT, tidak membahas pasokan rudal Iran maupun moratorium pengayaan uranium. Dia mengatakan masalah-masalah itu diharapkan akan ditangani dalam pembicaraan lanjutan.


Menurut laporan media AS lainnya, Fox News, pejabat Washington juga mengindikasikan AS dapat mempertimbangkan 'akomodasi yang signifikan' terkait pelonggaran sanksi jika Iran setuju membuat konsesi serupa mengenai pasokan uranium yang diperkaya tinggi miliknya.


"Rencana kami adalah menangani seluruh pasokan material yang diperkaya milik mereka," kata pejabat Washington tersebut.


Dia menyebut pemerintah AS melihat Iran melakukan 'akomodasi yang serius' yang belum pernah terlihat dalam negosiasi-negosiasi sebelumnya. Lebih lanjut, pejabat AS yang dikutip NYT juga menyebut penolakan terhadap gagasan mekanisme 'tarif tol' untuk Selat Hormuz dengan menyebut pengaturan semacam itu tidak dapat diterima dan belum diusulkan oleh kedua pihak.


Terpisah, media AS CBS News yang mengutip seorang pejabat Washington melaporkan pemerintah AS memandang kesepakatan yang muncul lebih kuat daripada kesepakatan nuklir tahun 2015 yang dicapai pada era mantan Presiden Barack Obama. Sebagai bagian dari kesepakatan terbaru itu, AS akan mencabut blokade terhadap kapal-kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan-pelabuhan Iran.


Pejabat Washington itu juga mengatakan Komando Pusat AS (CENTCOM) dan mitra-mitra Teluk akan berkoordinasi dalam memastikan jalur aman di Selat Hormuz. Wakil Presiden AS JD Vance, Utusan AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff, dan penasihat serta menantu Trump, Jared Kushner, juga terlibat dalam pembicaraan tersebut.


Dia menyebut Washington berupaya melibatkan semua sekutu regional dalam proses tersebut. Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari Gedung Putih mengenai kesepakatan awal tersebut. Otoritas Iran juga belum memberikan tanggapannya. (**)