
Dok. ist (9/7/2026) Kulit buah naga mengandung berbagai nutrisi dan senyawa alami, seperti antosianin, polifenol, serat, vitamin C, serta beberapa mineral.
Jakarta - Manfaat kulit buah naga berasal dari kandungan antioksidan, serat, vitamin, dan berbagai senyawa aktif yang terdapat di dalamnya. Berkat kandungan tersebut, bagian buah yang sering dibuang ini berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh maupun kecantikan kulit jika diolah dengan benar. Untuk lebih jelasnya, baca artikel ini sampai selesai.
Kulit buah naga mengandung berbagai nutrisi dan senyawa alami, seperti antosianin, polifenol, serat, vitamin C, serta beberapa mineral. Berkat kandungan tersebut, manfaat kulit buah naga dipercaya dapat membantu melindungi tubuh dari paparan radikal bebas, menjaga kesehatan kulit, hingga mendukung kesehatan pencernaan.
Agar manfaat kulit buah naga dapat diperoleh secara optimal, kulit buah naga perlu diolah dengan benar dan dikonsumsi dalam jumlah wajar. Bagian buah yang sering dibuang ini dapat diolah menjadi teh, jus, masker, atau campuran makanan, dilansir dari Alodokter (9/7/2026).
Berbagai kandungan nutrisi pada kulit buah naga dipercaya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Berikut ini adalah beberapa manfaat kulit buah naga yang perlu diketahui:
1. Menjaga kesehatan kulit
Salah satu manfaat kulit buah naga adalah membantu menjaga kesehatan dan kelembapan kulit, berkat kandungan vitamin C dan antioksidan di dalamnya. Penggunaan kulit buah naga sebagai masker dipercaya dapat membuat kulit tampak lebih segar dan cerah.
Namun, manfaat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia. Sebaiknya, lakukan uji tempel terlebih dahulu pada area kecil kulit sebelum penggunaan untuk mengurangi risiko iritasi atau reaksi alergi.
2. Menutrisi rambut
Manfaat kulit buah naga juga dipercaya dapat membantu menutrisi dan menjaga kesehatan rambut. Hal ini berkat kandungan mineral dan antioksidan di dalamnya yang dapat membantu mengurangi kerusakan rambut akibat paparan radikal bebas. Namun, efektivitasnya sebagai perawatan rambut masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
3. Melancarkan pencernaan
Manfaat kulit buah naga berikutnya yaitu membantu melancarkan pencernaan. Manfaat tersebut berasal dari kandungan serat yang dapat membantu melancarkan buang air besar dan menjaga kesehatan saluran cerna. Serat juga berperan dalam menjaga keseimbangan bakteri baik di usus sehingga fungsi pencernaan tetap optimal.
4. Membantu menjaga kadar kolesterol
Manfaat kulit buah naga juga diduga dapat membantu menjaga kadar kolesterol, terutama kolesterol jahat (LDL), tetap normal. Manfaat ini berasal dari kandungan serat dan antioksidan di dalamnya. Jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat, kulit buah naga juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung.
5. Mendukung daya tahan tubuh
Salah satu manfaat kulit buah naga adalah membantu mendukung daya tahan tubuh. Hal ini berkat kandungan vitamin C dan polifenol yang dapat membantu mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh lebih siap melawan infeksi.
Meski demikian, konsumsi kulit buah naga tetap perlu diimbangi dengan pola makan bergizi seimbang dan gaya hidup sehat.
6. Membantu mempercepat penyembuhan luka
Manfaat kulit buah naga juga dipercaya dapat membantu mempercepat penyembuhan luka. Hal ini berkat kandungan vitamin C yang berperan dalam pembentukan kolagen, yaitu protein yang dibutuhkan selama proses penyembuhan luka. Namun, manfaat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.
7. Berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker
Manfaat kulit buah naga juga berpotensi membantu menghambat pertumbuhan sel kanker. Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan bahwa antosianin dan polifenol dalam kulit buah naga memiliki aktivitas antioksidan yang diduga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
Namun, penelitian pada manusia masih terbatas sehingga kulit buah naga tidak dapat digunakan sebagai pengobatan kanker.
Cara Aman Menggunakan Kulit Buah Naga
Agar manfaat kulit buah naga dapat diperoleh secara optimal, bagian kulit perlu diolah dengan benar sebelum digunakan. Pilih buah naga yang masih segar, cuci kulitnya hingga benar-benar bersih untuk menghilangkan kotoran atau sisa pestisida, lalu gunakan hanya bagian kulit yang masih baik. Berikut beberapa cara mengolah kulit buah naga yang dapat Anda coba:
1. Menggunakan sebagai masker wajah
Kulit buah naga yang telah dicuci bersih dapat dipisahkan dari bagian kulit terluarnya yang keras, kemudian dihaluskan. Campurkan dengan madu atau yoghurt secukupnya, lalu oleskan pada wajah selama 10–15 menit sebelum dibilas.
Sebelum digunakan, oleskan sedikit masker pada area punggung tangan terlebih dahulu. Jika tidak muncul gatal, kemerahan, atau iritasi, masker dapat digunakan pada wajah.
2. Mengolah menjadi teh herbal
Kulit buah naga dapat dipotong tipis, kemudian dikeringkan hingga kadar airnya berkurang. Setelah kering, seduh dengan air panas selama beberapa menit hingga warna dan aromanya keluar. Teh herbal ini dapat dinikmati hangat, tetapi manfaat kesehatannya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
3. Mencampurkan ke dalam makanan
Kulit buah naga yang telah dicuci bersih dan dimasak atau diolah terlebih dahulu dapat ditambahkan ke dalam smoothie, jelly, selai, atau makanan penutup lainnya. Cara ini dapat membantu menambah asupan serat sekaligus memanfaatkan bagian buah yang sering terbuang.
Hindari mengonsumsi kulit buah naga dalam keadaan mentah atau dalam jumlah berlebihan. Jika setelah mengonsumsi atau mengoleskannya pada kulit muncul reaksi alergi atau iritasi, segera hentikan penggunaannya.
Manfaat kulit buah naga memang cukup beragam untuk mendukung kesehatan. Namun, sebagian besar manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.
Jika Anda ingin mengonsumsi kulit buah naga secara rutin untuk tujuan kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter melalui chat online. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi atau menggunakan kulit buah naga pada kulit agar penyebabnya dapat diketahui dan diberikan penanganan medis yang sesuai. (**)