
Dok. Ilustrasi/ ist (24/3/2026) Asap mulai mengepul di atas Tel Aviv menyusul laporan serangan rudal Iran dan jatuhnya pecahan peluru, menurut Channel 12 Israel.
Jakarta - Serangan udara Iran kembali membombardi Tel Aviv, ibu kota Israel, usai Amerika Serikat (AS) mengklaim dialog dengan Teheran untuk mengakhiri perang. Sejumlah bangunan rusak dan beberapa orang luka akibat serangan Iran, dilansir dari Detikcom.
Dilansir Anadolu Agency dan Al Jazeera, Selasa (24/3), asap mulai mengepul di atas Tel Aviv menyusul laporan serangan rudal Iran dan jatuhnya pecahan peluru, menurut Channel 12 Israel.
Empat lokasi yang terdampak telah diidentifikasi di seluruh kota, dengan 6 orang mengalami luka ringan, kata Zaki Heller, juru bicara layanan medis darurat, bencana, dan ambulans nasional Israel, atau Magen David Adom (MDA).
Operasi pencarian masih berlangsung di lokasi yang terdampak, tambah juru bicara tersebut. Belum ada detail lebih lanjut yang dirilis hingga saat ini.
Rekaman video yang disiarkan langsung dari Israel menunjukkan kerusakan parah di sebagian Tel Aviv setelah serangan rudal terbaru Iran.
Di satu lokasi, petugas darurat dan polisi berkumpul di jalan yang ramai dan dipenuhi puing-puing, dengan beberapa mobil rusak parah - satu terbalik dan yang lainnya hancur berantakan.
Eskalasi regional terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Teheran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan. (**)