
Dok. ist (23/3/2026) Indonesia punya sumber daya alam untuk bahan baku pembuat mobil yang diekspor ke negara-negara produsen otomotif dunia.
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto berencana agar Indonesia bisa memiliki pabrik sendiri. Selama ini menurut Prabowo, RI hanya jadi pasar mobil bagi negara-negara lain. Indonesia belum juga punya pabrik mobil sendiri. Presiden Prabowo Subianto menyoroti Indonesia yang hanya jadi pasar mobil dari negara-negara lain. Seperti diketahui bersama, saat ini ada puluhan merek mobil dari berbagai negara yang berkecimpung di industri otomotif dalam negeri. Ada yang berasal dari Jepang, Korea Selatan, Eropa, dan belakangan banyak dari China, dilansir dari Detikcom.
Kalau mengacu pada data penjualan yang dirilis Gabungan Industri kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), satu-satunya merek lokal adalah Polytron. Namun demikian, Polytron belum punya pabrik sendiri. Perakitan mobil listrik Polytron itu dilakukan di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor.
Prabowo mengungkap Indonesia bakal membangun pabrik mobil sendiri dengan mengolah sendiri barang-barang mentah serta turunannya ketimbang diekspor ke luar negeri. Sebab dengan mengekspor, Indonesia justru hanya jadi pasar bagi merek-merek lain dari luar negeri.
"Saya akan buka pabrik mobil. Kenapa kita jadi pasar mobilnya orang lain? Kenapa? karena will," tukas Prabowo dalam tayangan Youtube 'Presiden Prabowo Menjawab!!!' yang dibagikan akun Prabowo Subianto.
Prabowo mengatakan, Indonesia punya sumber daya alam untuk bahan baku pembuat mobil yang diekspor ke negara-negara produsen otomotif dunia seperti Jepang dan Korea. Padahal, itu semua harusnya bisa dimanfaatkan untuk membuat pabrik mobil sendiri.
"Dengan segala hormat, Korea, sumber alam Korea apa? Coba periksa, kita punya sumber alam semua untuk bikin mobil, tapi dia puluhan tahun lebih dulu dari kita bikin mobil. Kita punya timah, kita punya bauksit, bauksit untuk alumina, diolah menjadi aluminium, aluminium jadi mobil. Tapi kita nggak bikin, processing aluminium bauksit. Jepang tidak punya bauksit, dia bikin mobil terhebat," ungkap Prabowo.
Niat Prabowo agar RI bisa punya pabrik sendiri memang sudah seringkali diutarakan. Orang nomor satu di Indonesia itu juga pernah menyatakan Indonesia ditargetkan bisa memproduksi mobil nasional tiga tahun lagi. Dia mengatakan proyek pembuatan mobil nasional sudah mulai dilakukan. Hal itu diungkapkan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dilakukan 20 Oktober 2025. (**)